Saturday, March 26, 2011

AIRLANGGA PEDULI PENDIDIKAN, SANTUNI 1000 MAHASISWA

Sosialisasi Bidik Misi Melalui Mahasiswa Penerima

Salah satu upaya yang efektif untuk mensosialisasikan program beasiswa Bidik Misi 2011 adalah melalui para mahasiswa penerima beasiswa serupa tahun sebelumnya. Untuk itulah Direktorat Kemahasiswaan Universitas Airlangga, Sabtu (12/03) mengundang 514 mahasiswa penerima beasiswa Bidik Misi tahun 2010. Tujuannya untuk diberi penjelasan sekaligus dilatih tentang pengisian daftar skor, yang akan dijadikan dasar penilaian oleh Universitas Airlangga dalam menentukan penerima beasiswa, dan jenis beasiswa yang akan diberikan. 











Universitas Airlangga tidak menutup mata bagi calon mahasiswa yang diterima melalui jalur mandiri atau PMDK Umum untuk bisa mengajukan beasiswa Bidik Misi. Jika memenuhi syarat, mereka juga dapat menerima beasiswa ini.

Kenyataan seperti itu mungkin saja terjadi, karena di sekolah dan di wilayah sekitarnya tidak ada akses internet, dan atau “gaptek” (gagap teknologi), sehingga tidak bisa mengakses aturan yang tertuang dalam website Diknas. Untuk itulah kepada mahasiswa penerima beasiswa Bidik Misi Unair asal berbagai daerah di Nusantara, diharap mau memberikan penjelasan dan pendekatan kepada adik-adik kelasnya, baik yang ada di sekolahnya dulu maupun di sekitar desa asalnya.
”Bila sudah mendengar program Bidik Misi tetapi sekolah tidak mau membantu, siswa yang bersangkutan bisa langsung kirim surat ke Unair, nanti akan kami bantu mengatasinya,” kata Prof. Imam Mustofa.
Menurut Guru Besar Fakultas Kedokteran Hewan Unair itu, siapapun boleh mendaftar asal memiliki prestasi akademik dan prestasi ko-kurikuler, dan atau ekstra kurikuler, yang mendaftarnya diketahui oleh Kepala Sekolah, serta orangtua/walinya kurang mampu secara ekonomi. Prestasi yang dimaksudkan bahwa calon penerima beasiswa berada pada peringkat 25% terbaik di kelas. Sedangkan prestasi pada kegiatan ko-kurikuler dan atau ekstra kurikuler minimal peringkat ke-3 di tingkat kabupaten/kota, serta harus sesuai dengan program studi yang dipilih.


Disela-sela acara tersebut juga diberikan penghargaan bagi sejumlah mahasiswa Bidik Misi 2010 yang berprestasi akademik, yaitu meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi. Dalam hal ini, dari 516 mahasiswa Unair semester II itu terdapat 8 (delapan) mahasiswa, semuanya putri, yang meraih prestasi sempurna, yakni IPK 4,0 (empat koma nol).
Mereka adalah Andi Bungawati (Ilmu Hukum-FH), Mariyatul Fitriyah (Akuntansi-FEB), Yossy Septiap, Dina Arifa, Yessy Yulia Amalia, dan Desi Purnamasari Nurharianti (keempatnya Ekonomi Pembangunan-FEB), Rosa Sagita (Farmasi-FF), dan Febby Risti Wijayanto (Ilmu Politik-FISIP).


Bidik Misi Berprestasi

Menjawab pertanyaan mahasiswa penerima Bidik Misi bahwa ada beberapa sekolah yang tidak mau membantu mendaftarkan siswanya yang berprestasi meraih beasiswa ini, Direktur Kemahasiswaan Unair mempersilakan siswa pemohon beasiswa mengirim surat langsung ke Universitas Airlangga. Dalam kasus seperti ini Unair akan membantu, misalnya dengan memberitahu sekolah yang bersangkutan, dsb.

Beasiswa PMDK Umum

Untuk mendapatkan BPA ini bisa dengan cara mendaftar secara mandiri pada Jalur Ujian Tulis SNM-PTN 2011, yaitu mengirimkan hasil scan berupa: Kartu Peserta Jalur Ujian Tulis ANMPTN 2011, dan Sertifikat/Piagam/Surat Keterangan Kepala Sekolah tentang  Prestasi Akademik/Prestasi Lomba Bidang Akademik. Surat ditujukan kepada Direktur Kemahasiswaan Universitas Airlangga melalui alamat email: km@unair.ac.id. Bagi peserta yang memenuhi syarat (sesuai bukti-bukti) serta lulus Ujian Tulis SNM-PTN 2011, maka dinyatakan berhak mendapatkan BPA berupa pembebasan biaya pendidikan (SP3, SOP dan biaya pendaftaran ulang) sampai lulus sesuai dengan kurikulum.

Kemudian 400 mahasiswa baru berpotensi akademik yang berasal dari keluarga kurang mampu secara ekonomi, akan diberikan bantuan biaya Bidik Misi Unair, berupa pembebasan biaya pendidikan sampai lulus sesuai dengan kurikulum. Sedangkan sisanya, 100 mahasiswa baru akan diberikan Beasiswa Prestasi Akademik (BPA) Unair, berupa bantuan biaya pendidikan hingga lulus, sesuai dengan kurikulum. BPA ini diperuntukkan bagi lulusan SLTA berprestasi akademik dan/atau lomba bidang akademik, sekurang-kurangnya peringkat III nasional atau 10 besar tingkat internasional.

Dalam penerimaan mahasiswa baru, khususnya untuk program Airlangga Peduli Pendidikan (APP) tahun 2011 ini Universitas Airlangga akan memberikan biaya pendidikan APP (beasiswa) kepada 1.000 mahasiswa. Rinciannya, sebanyak 500 mahasiswa baru berpotensi akademik yang berasal dari keluarga tidak mampu, akan diberikan bantuan biaya pendidikan Bidik Misi Nasional. Beasiswa ini diberikan sampai lulus sesuai dengan kurikulum dan bantuan biaya hidup selama menempuh studi.

”Bila skor yang dikumpulkan calon penerima diatas 50 maka akan mendapat beasiswa Bidik Misi dari pemerintah, sedang peraih skor 26-49 meraih beasiswa Universitas Airlangga, dan skor 25 ke bawah tidak diterima alias ditolak permohonannya karena relatif mampu. Namun syarat utama yang tetap ditekankan adalah yang bersangkutan harus lolos tes tulis dalam SNM-PTN,” kata Direktur Kemahasiswaan Unair Prof. Dr. Imam Mustofa, drh., M.Kes., yang menjelaskan langsung kepada penerima Bidik Misi 2010, di Aula Garuda Mukti Lt. 5 Gedung Rektorat kampus C Mulyorejo.

0 komentar:

Post a Comment

Puppy 4 Today