Surabaya – Mahasiswa FKH baru saja menyambut datangnya tamu penting. Bertepatan agenda kunjungan Drh. Wiwik Bagja, Ketua Umum PB PDHI, ke kampus FKH Unair untuk memberikan kuliah tamu bagi mahasiswa koasistensi, tidak di sia-siakan mahasiswa Unair. Sambutan yang begitu hangat diberikan teruntuk Ibu teladan bagi mahasiswa dokter hewan seluruh Indonesia itu. Kunjungan Drh. Wiwik ke FKH sejak senin pagi mengagendakan beberapa hal terkait perkuliahan dengan mahasiswa koas dan silaturahmi dengan dekan maupun dosen di FKH Unair. Mahasiswa FKH Unair yang difasilitasi oleh PB IMAKAHI tidak mau menyia-nyiakan momen ini untuk menggelar acara sharing. Agenda sharing maupun motivasi dari beliau pun sebenarnya berada di luar agenda.
Bertempat di ruang kuliah pasca sarjana, acara yang bertajuk sharing itu terlaksana. Semua kursi yang ada pun terisi penuh oleh mahasiswa. Tak hanya aktivis kampus yang hadir, pun mahasiswa baru yang begitu antusias karena baru pertama kali ini bisa mendapat pembelajaran dari beliau. Drh. Wiwik dengan penuh karismanya sebagai seorang Ibu profesi telah memberikan banyak motivasi untuk mahasiswa. Dengan gaya khas beliau yang begitu bersemangat dan berapi-api dalam memberikan motivasi semakin membuat mahasiswa tahu pentingnya profesi dokter hewan. Dalam pesannya, beliau memaparkan begitu kompleks dan berlikunya perjuangan birokrasi. “Profesi dokter hewan janganlah dipakai sebagai alat kepentingan politik. Kita punya etika profesi dan sebaiknya terhindar dari konflik kepentingan politik maupun konflik yang menyalahi etika profesi”, pesan beliau dengan nada penuh semangat.
Sebagai calon dokter hewan yang nantinya sangat dibutuhkan masyarakat dan sudah selama 101 tahun berkarya, sudah barang tentu amanah profesi harus terus kita jaga. Kita harus mempunyai fondasi kuat untuk mengarungi perjuangan profesi. Dengan semakin banyaknya FKH di Indonesia dan semakin solidnya hubungan antar kolega dokter hewan, diharapkan nanti benar-benar profesi ini dapat bersuara. Di kesempatan itu pula beliau menjelaskan tentang isu susu formula yang terpapar kumanEnterobacter Sakazaaki. Beliau menyebutkan bahwa jangan sampai kita terjerembab pada kepentingan politik golongan tertentu yang ingin memanfaatkan profesi kita untuk membacakan setiap hasil penelitian. “Ini sudah menjadi pelanggaran besar karena bisa-bisa kemerdekaan para peneliti akan diganggu oleh kepentingan golongan tertentu”, cetus Drh. Wiwik. Memang sudah sepatutnya bahwa loyalitas kita sebagai seorang profesi yang disumpah harus terus terjaga dari hal lain yang sifatnya kontradiksi dengan etika kita. Sebelum meninggalkan kampus FKH Unair untuk menuju Lanud. Juanda, beliau pun berpesan kepada para mahasiswa untuk terus menyuarakan profesi terutama melalui even World Veterinary Year 2011 (WVY) yang kini di gelar di seluruh dunia.(tsn)
Cuplikan video sharing with PDHI.(kbf)
Part 1
Part 2
0 komentar:
Post a Comment